Ustadz Ba’asyir :Densus 88 Turunan AS

Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Abu Bakar Ba’asyir menolak menandatangani berita acara penangkapan yang dilakukan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror.

“Ustad juga tidak mau menjawab pertanyaan. Sehingga dibuat berita acara penolakan,” kata anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) Ahmad Kholid kepada VIVAnews, Selasa 10 Agustus 2010.

Mengapa Ba’asyir menolak menjawab pertanyaan? Menurut Ahmad Kholid, Ba’asyir yakin sekali yang namanya Densus 88 kepanjangan tangan Amerika Serikat. Sehingga tidak mau kerjasama.

“Kalau dia tanda tangan artinya dia kerjasama dengan kaki tangan AS,” tambah Ahmad Kholid.

Sebelumnya, saat tiba di Kantor Badan Reserse dan Kriminal Polri, kemarin, Ba’asyir menuding Amerika Serikat di balik penangkapannya. “Ini rekayasa Amerika,” tambah dia.

Sebelumnya, pengacara Ba’asyir Mahendradatta mengatakan, Ba’asyir menolak penangkapan. Sebab, ia menilai tuduhan keterlibatannya dalam terorisme sebagai tuduhan yang tidak berdasar. “Karena tidak jelas terlibat terorisme mana,” kata Mahendradatta, Senin 9 Agustus 2010.

Dugaan keterkaitan dengan latihan militer di Aceh, kata dia, itu tidak cukup untuk menangkap Ba’asyir. Karena di Aceh hanya latihan militer yang diatur oleh Undang-Undang Darurat.

“Pada saat kami bertanya, keterangan terlibat latihan militer di Aceh. Pelatihan militer dalam UU Anti Terorisme tidak termasuk terorisme. Seandainya ditemukan senjata api, maka dikenakan UU Darurat,” kata dia. (Vivanews)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s