Dewan Da’wah Jabar : Bentuk ‘Tentara Pasukan Perdamaian Islam’

Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Jawa Barat mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Liga Arab membentuk Pasukan Perdamaian Islam guna menghadapi penjajahan Negara Zionis Israel terhadap rakyat Palestina. Demikian salah satu rilis Dewan Da’wah Jawa Barat yang diterima amreonline.


Berikut pernyataan sikap DEWAN DA’WAH ISLAMIYAH INDONESIA
PROVINSI JAWA BARAT TERKAIT DENGAN PEMBANTAIAN TENTARA ZIONIS ISRAEL TERHADAP MISI KEMANUSIAAN INTERNASIONAL DI GAZA

Pada tanggal 30 Mei 2010 dunia internasional dikejutkan oleh adanya tindakan brutal dan biadab dari tentara penjajah Zionis Israel terhadap relawan misi kemanusiaan internasional di Kapal Mavi Marmara sesaat akan memasuki wilayah Gaza. Tidak kurang dari 19 orang relawan meninggal dunia, puluhan orang lainnya terluka termasuk dua orang relawan Indonesia, dan ratusan relawan lainnya dipenjarakan di ruang tahanan militer penjajah Zionis Israel.
Terhadap tragedi tersebut, Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Barat dengan ini menyampaikan pernyataan sikap sebagai berikut :
1. Turut menyampaikan duka cita dan simpati yang amat mendalam kepada relawan kemanusiaan untuk rakyat Palestina yang menjadi korban pembantaian tentara penjajah Zionis Israel baik yang meninggal dunia, terluka, dan dipenjarakan. Semoga tragedi ini menjadi momen yang sangat penting bagi dunia internasional, khususnya negara-negara kaum muslimin untuk merespons tindakan tentara penjajah Zionis Israel, dengan secara adil, termasuk melalui cara-cara militer apabila merupakan jalan akhir yang harus ditempuh;
2. Dalam rangka mengemban amanah Pembukaan UUD 1945 untuk turut serta dalam menciptakan perdamaian dunia, maka kepada Pemerintah Republik Indonesia sebagai negara kaum muslimin terbesar di dunia untuk secara tegas dan nyata mengambil langkah-langkah inisiatif yang efektif bersama-sama dengan negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) termasuk mendorong negara-negara yang tergabung dalam Liga Arab untuk membentuk tentara pasukan perdamaian islam guna menghadapi penjajahan Negara Zionis Israel terhadap rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan penuh sebagai negara yang berdaulat;
3. Menyampaikan kekecewaan yang sangat kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), karena sebagai organisasi negara multilateral hampir selalu tidak mampu menindak secara efektif setiap pelanggaran resolusi-resolusi DK PBB yang dikeluarkan untuk menghukum tindakan genocide bangsa Palestina oleh negara penjajah Zionis Israel termasuk kepada misi-misi kemanusiaan internasional untuk membantu rakyat Palestina. Ternyata ratusan negara-negara yang menghimpun diri dalam PBB, termasuk Amerika Serikat yang disebut sebagai negara super power tidak berdaya dan tidak berkutik menghadapi aksi-aksi brutal, sadis, dan biadab yang dipertontonkan setiap saat oleh negara penjajah Zionis Israel kepada rakyat Palestina;
4. Menjadikan tragedi Marmara di Gaza sebagai momen muhasabah bagi kaum muslimin di Indonesia, bahwa persoalan yang menimpa saudara-saudara kaum muslimin di suatu tempat adalah pula merupakan persoalan semua kaum muslimin yang harus dicari solusi cara mengatasinya secara bersama. Seraya pula untuk mendo’akan keselamatan dan keberhasilan semua misi untuk membantu rakyat Palestina keluar dari cengkraman negara penjajah Zionis Israel dan semoga Alloh SWT memberikan kehancuran secara hina kepada kaum penjajah Zionis Israel beserta anasir-anasirnya di seluruh muka bumi.

Bandung, 1 Juni 2010

Wakil Ketua Umum Sekretaris

H.M. DAUD GUNAWAN, S.E. HADIYANTO A. RACHIM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s